Sebuah studi baru menemukan bahwa ketergantungan kokain dapat ditangani dengan penggunaan ganja. Para peneliti dari University of British Columbia di Vancouver meneliti efek ganja pada pecandu kokain. Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan ganja yang disengaja dapat mengurangi frekuensi penggunaan kokain di kalangan relawan pecandu kokain tersebut.

Kokain adalah jenis narkotika yang sangat adiktif dan merupakan salah satu substansi yang tingkat kecanduannya berkembang dengan cepat. Jika disalahgunakan, substansi tersebut dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, psikologis, neurologis bahkan kematian.

Menurut peneliti utama dari penelitian ini, Dr. Michael-John Milloy, ia bersama timnya menggunakan acuan awal dari beberapa studi antara tahun 2012 dan 2015 tentang penelitian penggunaan ganja untuk mengendalikan kecanduan kokain. Kemudian pada penelitian kali ini mereka kembangkan melalui analisis menyeluruh, para peneliti tersebut secara rinci mengevaluasi frekuensi asupan kokain sebelum, selama, dan setelah penggunaan ganja pada para relawan.

Penelitian mereka tersebut dipublikasikan dalam Jurnal Addictive Behaviors, hasil akhirnya menunjukkan bahwa dari 122 pecandu kokain yang ikut serta dalam penelitian ini, 89% mengalami frekuensi penggunaan kokain yang menurun drastis menjadi 35% sampai 20% saja. Sedangkan 11% sisanya dapat berhenti sama sekali. Hasil ini nampaknya cukup menjanjikan mengingat ganja adalah substansi dengan tingkat adiksi yang rendah, sehingga para pecandu akan mudah untuk melepaskan diri tanpa harus membuat dirinya kecanduan substansi lainnya.

“Hal ini menunjukkan pada kita bahwa penggunaan ganja dapat membantu beberapa dari mereka yang ingin berhenti sama sekali atau bertahan untuk tidak menggunakan kokain”, ujar Milloy saat mempresentasikan hasil penelitiannya tersebut di Harm Reduction International Conference di Montreal, Kanada.

Karena sampai saat ini belum ada pengobatan efektif untuk mengatasi kecanduan terhadap kokain, penelitian terbaru ini jelas merupakan terobosan besar dalam dunia rehabilitasi narkotika yang dapat membantu penyembuhan para pecandu berat kokain. Melalui penelitian ini diketahui bahwa cannabinoids dapat mengurangi bahkan menghilangkan dorongan kuat menggunakan kokain pada reseptor CB2 di sistem endocannabinoid otak manusia. Selain itu, pada penelitian terpisah, ganja juga telah menunjukkan keefektifannya dalam menurunkan penggunaan tembakau, opioid, dan alkohol.

Tim ini selanjutnya berencana untuk melakukan lebih banyak penelitian untuk memastikan bahwa ganja dapat menjadi sebuah cara yang efisien bagi mereka yang ingin berhenti menggunakan kokain atau substansi adiktif lain. (Ibob Atsuga)

Artikel : newscientist.com
Foto : businessinsider.co.id