Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan menyelenggarakan Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) mulai 7 sampai 13 Oktober 2019.

Kegiatan ini merupakan pelaksanaan dari salah satu strategi pemajuan kebudayaan yang disepakati dalam Kongres Kebudayaan Indonesia 2018, yaitu menyediakan ruang bagi keberagaman ekspresi budaya dan mendorong interaksi antar-kebudayaan yang beragam di Indonesia.

Yayasan Sativa Nusantara (YSN) asal Yogyakarta menjadi salah satu peserta seminar yang menyita perhatian peserta. Dengan konsep Atas nama Daun, mereka menampilkan kajian etnobotani yang dikemas menarik seperti berbagai jenis rempah asal Aceh, tekstil berbahan serat hemp, dan produk-produk rempah siap saji.

Selain itu, mereka juga mengundang dua orang praktisi asal Aceh dan satu ilmuan Sumatera untuk menjadi narasumber dalam dialog bertema Rempah, Ramuan, dan Naskah Kuno. Tengku Tarmizi dan Mahaguru Masriyoga asal Aceh menyampaikan kajian naskah kuno dan praktik pengobatan tradisional dihadapan peserta. Mereka membenarkan pemanfaatan ganja sebagai pengobatan karena memang tertulis jelas di dalam naskah-naskah kuno tersebut. Sedangkan Dr. Phil. Ichwan Azhari, M.S. bercerita mengenai jejak arkeologi tanaman ganja, kemenyan, dan kapur dalam peradaban nusantara.