Guam yang secara administratif merupakan wilayah teritori Amerika Serikat di Samudera Pasifik ini telah resmi melegalkan ganja secara penuh. Gubernur Guam Lou Leon Guerrero telah mendatangani Undang-undang Industri Ganja (Cannabis Industry Act) pada tanggal 4 April 2019 untuk melegalkan penggunaan, penjualan, dan produksi ganja secara rekreatif.

Undang-undang tersebut memungkinkan usia 21 tahun ke atas memiliki ganja hingga satu ons bunga ganja ataupun delapan gram ganja konsentrat. Untuk penanaman ganja secara pribadi, undang-undang tersebut memperbolehkan menaman sebanyak enam tanaman ganja.

Ganja ini akan diatur untuk melayani populasi penduduk yang berkisar 165.000 jiwa. Fasilitas untuk penanaman ganja akan dikenakan pajak cukai sebesar lima belas persen yang nantinya digunakan untuk program penegakan hukum maupun tujuan medis.

Undang-undang tersebut juga telah menghasilkan Sembilan anggota dewan pengawas yang disebut dengan Dewan Pengawas Ganja (the Cannabis Control Board).

Dewan tersebut bertugas untuk mengawasi industri ganja yang baru beroperasi termasuk pengujian, manufaktur, perizinan, pengemasan, hingga produksi. Dalam menyusun regulasi, Dewan Pengawas Ganja memiliki waktu selama satu tahun yang selanjutnya harus disetujui terlebih dahulu oleh anggota parlemen, dilansir dari medicalmarijuana.com.

Alasan Guerrero melegalkan ganja adalah suatu penolakan terhadap gagasan ganja merupakan substansi yang illegal. Menurutnya, pasar gelap akan terus memangsa apabila ganja tetap menjadi substansi yang illegal. “Kita harus meregulasi obat-obatan terlarang yang kerap kali digunakan masayarakat kita,” ujar Guerrero.

Guerrero juga menambahkan, “Kita harus mengambil alih, mengendalikan, memantau penggunaan dan pengaruhnya, manfaat dari upaya medis, hingga memungkinkan orang-orang kita hidup di lingkungan yang lebih aman” dilansir dari guampdn.com.

Larangan penggunaan ganja tetap diberlakukan. Produk ganja tidak dapat digunakan di tempat umum seperti di tempat kerja dan sekolah. Hal ini ditujukan dalam rangka menegakkan toleransi nol penggunaan ganja di tempat kerja serta juga melindungi anak-anak dari penyalahgunaan zat, dilansir dari postguam.com.

Wilayah teritori Amerika Serikat lainnya di Samudera Pasifik yang telah melegalkan ganja secara rekreasional adalah Persemakmuran Kepulauan Mariana Utara (Commonwealth of the Northern Mariana Island).

 

 

 

Foto: Gubernur Guam Lou Leon Guerrero beserta jajarannya