Pada tanggal 31 Maret, Argentina menjadi negara terakhir yang melegalkan penggunaan ganja untuk tujuan pengobatan di Amerika Latin. RUU yang digulirkan oleh Dewan Perwakilan Argentina pada November tahun lalu tersebut, kemudian disetujui dengan suara bulat oleh Senat. Selain melegalkan penggunaan ganja medis, undang-undang tersebut juga menciptakan program penelitian ganja dan pengobatan ganja medis di Kementerian Kesehatan Argentina. Fasilitas tersebut akan menjamin akses gratis terhadap minyak ekstrak ganja dan produk turunan ganja lainnya untuk pasien yang mengikuti program ini.

Hannah Hetzer, Ketua Aliansi Kebijakan Narkoba Internasional Argentina berkomentar, “Sangat menggembirakan melihat Argentina memprioritaskan aksesibilitas dengan menyediakan ganja medis tanpa biaya kepada para pasien. Undang-undang ini telah lama diperjuangkan oleh keluarga dan pasien yang penyakitnya telah diobati dengan ganja medis, dan bagi saya, ini adalah sebuah kelegaan jika pada akhirnya negara mendengar mereka.”

Kabarnya, sejumlah 136 keluarga Argentina berupaya keras agar undang-undang tersebut dapat segera diberlakukan dengan mengajukan petisi kepada pemerintah agar mengizinkan mereka menggunakan ganja medis untuk merawat anak-anak mereka. Anak-anak mereka kebanyakan adalah penderita epilepsi, autisme, kanker hingga HIV, yang semuanya telah merasakan manfaat dari minyak ekstrak ganja.

Saat ini masih ilegal bagi warga negara Argentina untuk menanam ganja sendiri, pelanggaran terhadap hal tersebut dapat diganjar 15 tahun penjara jika ditujukan untuk tujuan komersial. Jika pihak berwenang menganggap itu hanya untuk penggunaan pribadi, maka pelanggar hanya akan dikenai denda. Namun sebagai gantinya, pemerintah akan mengawasi dan mengelola semua produksi berbagai jenis produk berbasis ganja, mulai dari penanaman hingga pengolahan. Minyak ekstrak ganja dan produk olahan ganja yang digunakan sebagai pengobatan, akan diberikan secara gratis kepada pasien yang membutuhkan. Sebagian lainnya diproduksi untuk kemudian digunakan dalam penelitian ganja medis oleh Badan Nasional Laboratorium Umum Argentina.

Ini adalah sebuah langkah monumental bagi rakyat Argentina, namun para aktivis ganja belum sepenuhnya puas. Valeria Salech, Ketua dari Mama Cultiva Argentina, sebuah kelompok pendukung legalisasi ganja, ingin undang-undang tersebut dapat didorong lebih jauh. Dia berpendapat bahwa ganja secara radikal dapat merubah kualitas hidup rakyat Argentina, baik secara medis maupun ekonomi. “Dalam sejarah, hal-hal besar selalu dimulai dari sebuah langkah kecil,” ujar Salech. (Ibob Atsuga)

sumber : trueactivist.com